Tragedi kemanusiaan yg menimpa saudara kita di mesir, suriah, dan bagian bumi yang lain membuka tabir keberpihakan dan pembelaan. ada yang membela dan membantu kaum muslimin dengan mengirimkan bantuan logistik, kesehatan atau mengumpulkan dana untuk mereka. Ada yang jelas-jelas berpihak pada tiran yang dzalim dengan membuat statemen yang menyudutkan kaum muslimin atau bahkan memutar balikan fakta. Ada pula yang menutup mata dan menyatakan bahwa itu adalah masalah internal negara mereka sehingga kita tak perlu ikut campur. seolah tak ada kewajiban bagi seorang muslim menolong saudara muslim lainnya yang berada di lain negara.
Padahal, nushrah (pertolongan)
merupakan kewajiban dalam kerangka persaudaraan dan iman. Persaudaraan dalam
islam tidak mengenal batas teritorial negara maupun bangsa. Yang ada hanyalah
sekat antara keimanan dan kekafiran. Ketika saudaranya terancam jiwanya,
terinjak kehormatannya maka sebagai seorang muslim kita harus menolongnya
dengan jiwa, harta, serta melindungi kehormatannya. Rasulullah bahkan mengancam
bagi orang yang tidak mau menolong saudaranya sementara ia mampu. Rasulullah
bersabda : “ Tidaklah seseorang meninggalkan seorang muslim di suatu tempat yang kehormatannya di
rusak dan harga dirinya di hinakan, melainkan pasti Allah akan meninggalkannya
di suatu tempat yang biasanya Allah senang memberikan pertolongan-Nya. Dan
tidaklah seseorang menolong seorang muslim di suatu tempat yang harga dirinya
di hinakan dan kehormatannya di rampas, melainkan Allah pasti akan menolongnya
di suatu tempat yang Allah senang memberikan pertolongan-Nya “ (HR. Abu
Dawud. Lihat shahih al jami’ ash-shaghir :
V/160)
Muhammad bin Said al-Qathani
menjelaskan bahwa dalam masyarakat Islam, seorang muslim merupakan anggota
aktif. Ia laksana salah satu anggota badan, yang apabila bagian tubuh ini
tertimpa rasa sakit atau terganggu aktivitasnya, hal itu akan berpengaruh
terhadap anggota tubuh yang lainnya. Sebelum merasa sebagai satu kesatuan tubuh
yang saling menguatkan, akan sulit bagi kaum muslimin untuk meraih kemenangan.
Pertolongan bisa di wujudkan dalam
banyak hal. Di antaranya membela jiwa, menghancurkan rintangan yang di pasang
oleh orang2 dzalim, menyumbangkan harta benda untuk mengkokohkan dan menguatkan
hubungan, melindungi kehormatan, mendoakan dari kejauhan agar mereka tetap
memperoleh kemenangan, petunjuk dan jalan yang lurus, mengikuti berita2 kaum
muslimin di berbagai penjuru dunia, serta memahami kondisi mereka dan menopang
mereka dengan segenap kemampuan.
Jadi, jangan menutup mata, telinga
dan hati. Mari kita tumbuhkan kesadaran ukhuwah kepada orang2 terdekat kita dan
lakukan apa yang kita mampu untuk menolong saudara kita sesama muslim.


