I. BEDA TUHAN, NABI, DAN IMAM
Kitab Al-Anwar An-Nukmaniyyah, Juz. II, Hal. 278...
وحاصله إنا لم نجتمع معهم على إله ولا على نبي ولا على إمام ، وذلك إنهم يقولوا أن ربهم هو الذي كان محمد نبيه وخليفته بعده أبو بكر ، ونحن لا نقول بهذا الرب ولا بذلك النبي ، بل نقول أن الرب الذي خليفة نبيه أبو بكر ليس ربنا ولا ذلك النبي نبينا .
"Intinya, kami (syiah) tidak bersepakat dengan mereka tentang tuhan, nabi, dan imam. Itu semua disebabkan, mereka mengatakan bahwa Tuhan mereka adalah yang memilih Muhammad sebagai Nabi-Nya dan Abu Bakr adalah khalifah setelahnya, sedangkan kami tidak mengatakan demikian, bahkan kami mengatakan bahwa Tuhan yang menghendaki khalifah setelah nabi-Nya adalah Abu Bakar adalah bukan Tuhan kami dan nabi tersebut bukanlah nabi kami."
II. BEDA KITAB SUCI
Ushul Kaafi, Karya Al-Kulaini, Juz. I, Hal. 295 menerangkan :
عن ابن بصير عن ابي عبد الله قال : ان عندنا لمصحف فاطمه, وما يدريك ما مصحف فاطمه ؟ قال : قلت : وما مصحف فاطمه؟ قال : مصحف فاطمه فيه مثل قرآنكم هذا ثلاث مرات.
Dari Ibnu Bashir: dari Abu Abdullah berkata: Sesungguhnya kami memiliki mushaf Fatimah, apakah kamu tahu apa itu mushaf Fatimah? Berkata (Ibnu Bashir): Aku berkata: Apa itu mushaf Fatimah? Ia menjawab: Mushaf Fatimah di dalamnya seperti Quran kalian ini tiga kali lipat (lebih banyak).
III. IMAM SYIAH SUKSES, NABI ISLAM GAGAL
Kitab Mukhtaarat min Ahadits wa Khithabaat Imam Khumaini, menjelaskan secara gamblang tentang pernyataan Khumaini:...
فكل نبي من الأنبياء إنما جاء لإقامة العدل وكان هدفه هو تطبيقه في العالم لكنه لم ينجح ، وحتى خاتم الأنبياء صلى الله عليه وسلم هو أيضا لم يوفق ، وإن من سينجح بكل معنى الكلمة ويطبق العدالة في جميع أرجاء العالم هو المهدي المنتظر .
"Maka setiap nabi dari para nabi ( yang ada) hanya diutus untuk menegakkan keadilan dan tujuannya adalah merealisasikannya dalam kehidupan di dunia ini, tetapi tak ada satupun yang berhasil, bahkan penutup para nabipun Rasulullah Shalallahu alaihi wasallaam juga tidak berhasil, dan sesungguhnya yang akan berhasil menegakkan dan merealisasikan keadilan di seluruh penjuru dunia adalah Al-Mahdi Al-Muntadhar."
IV. BEDA TANAH SUCI
Umat Islam menghormati dan memuliakan tempat yang telah dimuliakan oleh Allah dan Rasul-Nya: Makkah, Madinah, dan Baitul Maqdis.
Beda agama Syiah, tiga tempat di atas adalah tempat yang paling menjijikan dan paling hina, ini buktinya:
1. Makkah dan Madinah
Al-Kulaini dalam Kitab Al-Kaafi juz 2 halaman 409 menyebutkan:
عن أبي بصير عن أحدهما عليهما السلام قال : إن أهل مكة ليكفرون بالله جهرة ، وإن أهل المدينة أخبث من أهل مكة ، أخبث منهم سبعين ضعفا .
Dari Abu Bashir dari salah satu diantara Abu Abdillah dan Abu Bakr Al- Hadramy berkata: "Sesungguhnya penduduk Makkah kafir kepada Allah secara terang2an, sedang penduduk Madinah lebih busuk dari penduduk Mekkah 70 kali lipat."
Lantas Al-Kulaini menambahkan riwayatnya:
عن أبي الحسن الرضا قال : إن للجنة ثمانية أبواب ، ولأهل قم واحد منها ، فطوبى لهم ثم طوبى لهم .
Dari Abu Al-Hasan Arridho berkata: "Sesungguhnya surga memiliki 80 pintu, dan satu diantaranya untuk penduduk Qum (Iran), beruntunglah mereka, beruntunglah mereka."
2. Baitul Maqdis.
Al-Kulaini dalam Al-Kaafi, Juz. II, hal. 409 menerangkan:
عن أبي بكر الحضرمي قال : قلت لأبي عبد الله : أهل الشام شر أم أهل الروم؟ قال: إن الروم كفروا ولم يعادونا ، وإن أهل الشام كفروا وعادونا .
Dari abu Bakr Al-Hadramy berkata: Aku berkata kepada Abu Abdillah:" Manakah yang lebih hina, orang2 Romawi atau orang2 Syam?" Ia menjawab: "Sesungguhnya orang2 Romawi kafir tapi tidak memusuhi kita, sedangkan orang2 Syam kafir dan memusuhi kita."
Lebih Tegas dari itu, Al-Kulaini meriwayatkan:
عن أبي عبد الله قال : أهل الشام شر من أهل الروم ، وأهل المدينة شر من أهل مكة ، وأهل مكة يكفرون بالله جهرة
Dari Abu Abdillah berkata: "Penduduk Syam lebih buruk daripada Penduduk Romawi, Penduduk Madinah lebih buruk dari pada Penduduk Mekkah, sedang Penduduk Mekkah kafir kepada Allah secara terang2an."
V. SYIAH ANAK SUCI, UMAT ISLAM ANAK ZINA
Al-Kulaini dalam Raudhatul Kaafi meriwayatkan :
عن أبي همزة ، عن أبي جعفر عليه السلام ، قال : والله يا أبا همزة إن الناس كلهم أولاد بغايا ما خلا شيعتنا .
Dari Abu Hamzah, dari Abu Jafar alaihissalam berkata:"Demi Allah wahai Abu Hamzah, sesungguhnya seluruh manusia adalah anak-anak pelacur kecuali Agama Syiah kita."
katakan dengan lantang bahwa "SYIAH BUKAN ISLAM !"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar